Tampilkan postingan dengan label Info dan Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info dan Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2016



Yakin pola & sistem membeli dan bisnis properti yang Anda jalankan sudah bebas dari KEMURKAAN ILAHI?

Yakin Investasi Anda sudah tepat dan dapat mengunci resiko dari keharaman RIBA?

Stop membahayakan keluarga Kita dengan membiarkan diri terjerat Riba ketika membeli & menjual Properti!

INSPIRATOR PROPERTI mempersembahkan :

SEMINAR :
"MASA DEPAN PROPERTI SYARIAH 2"

>>> Kredit Konvensional VS Pembiayaan Syariah <<<

Menanti kehancuran Sistem Konvensional (RIBA). Dan saatnya membentuk dan membangun 'People Power' menuju Sistem Syariah termasuk di dunia Properti.

Sabtu, 26 Nov 2016, Pukul 07.30 - 14.00 di Hotel Karang Setra Jl. Bungur No.2, Sukajadi, Bandung.

Narasumber :
Fahd Utama Putra
(CEO PT. Properti Van Java - Founder Inspirator Properti - Praktisi Developer Syariah)


Peserta Terbatas! Seat hanya untuk 30 Orang saja.

Didukung oleh PROPERTY VAN JAVA

Yang akan Anda dapatkan dari event ini :

- Bagaimana cara mudah beli Properti tanpa RIBA

- Cara Berkah Investasi Properti sesuai Syariah

- Cara Benar Bisnis Properti tanpa Modal Bank

- Cara Sukses menjual Properti secara Syariah

- Cara untuk meningkatkan Nilai Properti Anda

- Cara Benar Beli Rumah #TanpaBank #TanpaRiba #TanpaDenda #TanpaSita #TanpaPenalty #TanpaAkadbermasalah

- Akad dalam Properti Syariah

- Analisa Masa Depan Properti Syariah di Indonesia

- Tips-Tips Terbaik Investasi di Properti Syariah

- Cara Kaya Melalui Properti yang mendatangkan _KEBERKAHAN_bukan _KEMURKAAN_ILAHI

Pastikan Anda menjadi peserta Beruntung, Jangan Lewatkan Kesempatan ini !!
Terbatas hanya untuk 30 orang peserta!

Amankan Seat Anda !
Fasilitas : CD SeminarKit - Coffe Break - Lunch - Sertifikat.

Investasi/tiket Normal :
Rp 175.000,-
(Cukup Rp 150.000 bila transfer hingga tgl 21 Nov 2016)
Kesempatan Terbatas !


Silahkan daftarkan diri Anda sekarang juga via tautan :
bit.ly/SeminarIP2


Transfer biaya Investasi ke rekening :

Bank Mandiri acc. 130-00-1498056-2 a.n PT. Property Van Java
Mohon untuk bukti transfer konfirmasi ke:

HP/ WA:
0859-5663-6945
(Ibu Isye)

SEMINAR MASA DEPAN PROPERTI SYARIAH 2

Read More

Minggu, 06 November 2016




Hidup hanya sekali, hiduplah penuh BERKAH & MANFAAT.

INSPIRATOR PROPERTI mempersembahkan :

SEMINAR :
"MASA DEPAN PROPERTI SYARIAH"

>>>Kredit Konvensional Vs Pembiayaan Syariah<<<

Menanti kehancuran Sistem Konvensional (RIBA). Dan saatnya membentuk dan membangun 'People Power' menuju Sistem Syariah termasuk di dunia Properti.

Hari : Sabtu, 12 Nov 2016
Pukul : 08.00 - 12.00
Narasumber : Fahd Utama Putra (CEO PT. Property Van Java - Founder Inspirator Properti - Praktisi Developer Syariah)

Peserta Terbatas ! Hanya untuk 40 Orang. Didukung oleh PROPERTY VAN JAVA

Yang akan Anda dapatkan dari event ini :

- Bagaimana cara mudah beli Properti tanpa RIBA
- Cara Berkah Investasi Properti sesuai Syariah
- Cara Benar Bisnis Properti tanpa Modal Bank
- Cara Sukses menjual Properti secara Syariah
- Cara untuk meningkatkan Nilai Properti Anda.
- Cara Benar Beli Rumah #TanpaBank #TanpaRiba #TanpaDenda #TanpaSita #TanpaPenalty #TanpaAkadbermasalah.
- Akad dalam Properti Syariah.
- Ramalan Masa Depan Properti Syariah di Indonesia.
- Tips-Tips Terbaik Investasi di Properti Syariah.
- Cara Kaya Melalui Properti yang mendatangkan KEBERKAHAN bukan KEMURKAAN ILAHI.

Pastikan Anda menjadi peserta Beruntung, Jangan Lewatkan Kesempatan ini !!

Seat Sangat Terbatas!
Fasilitas : CD SeminarKit - Coffe Break - Sertifikat.
Investasi/tiket : Rp 150.000
Silahkan Registrasi :
HP/ WA
081320262279
(Ibu Isye)

PETA LOKASI 

 

SEMINAR MASA DEPAN PROPERTI SYARIAH

Read More

Jumat, 14 Oktober 2016


Tentunya kamu menjual rumah ingin cepat laku kan ? Dan dijual dengan harga yang di inginkan tentunya. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam menjual rumah :

Pertama, kamu harus menentukan harga jual rumah. Tentunya kamu harus riset dulu untuk rata-rata harga jual di daerah kamu. Terlebih lagi kamu harus menentukan harga yang cocok sebelum menjual rumah. Jangan terlalu tinggi supaya pembeli tidak lari, jangan juga terlalu rendah agar kamu tidak rugi.

Kedua, kamu harus merenovasi rumah agar meninggikan nilai jual juga loh, apalagi kalau rumah mu itu ternyata sudah tua.. tentunya harus ada renovasi ulang..

Ketiga, kamu harus mengiklankan rumah yang akan dijual. Cara ini juga bisa kamu gunakan dengan cara sendiri loh.. bisa mengiklankan dengan online, seperti mengiklankan melalui sosial media. Ataupun bisa juga melalui offline dengan cara menawarkan ke tetangga, saudara, dan juga teman. Kalau kamu tipe orang yang tidak mau repot tentu nya bisa dengan cara menghubungi agen properti juga..

Keempat, kamu harus pandai dalam hal bernegosiasi. Bila kamu tidak bisa bernegosiasi, rumah kamu akan di tawarkan dengan harga yang rendah loh.. 




Jual Rumah ? Perhatikan dulu ini !

Read More

Selasa, 11 Oktober 2016


Jual Beli Sewa Property di Bandung






Kami menyediakan berbagai pilihan rumah, ruko, guesthouse, gudang, hotel, dan lahan yang siap untuk dijual atau disewakan dengan kondisi status listing Direct Owner (baik Exclusive atau
pun Open Listing).

- Properti Syariah Sumedang : https://youtu.be/kBoZ2wTyZx0
- Dijual Cepat Rumah Murah Bandung : https://youtu.be/QeNZrYqJe5w
- Apartemen Gateway Bandung Dijual : https://youtu.be/ZYFLcIUZKvE
- Apartemen Gateway Cicadas BDG Fullfurnish : https://youtu.be/GwVMD3rnbJc
- Rumah Baru Murah di Cihanjuang : https://youtu.be/N0qLH46IJJs
- GuestHouse Disewakan di Tubagus Ismail Dago : https://youtu.be/OQThkpjkaXw

Kantor Cabang 1 Property Van Java:
Jl. Cijerokasoh No.120, Sarijadi, Sukasari, Bandung 40151 Jawa Barat.
Samping Hotel Grand Amelia - Depan PRV (Parahyangan Rumah Villa)
TELP. 022-82002881
eMail: propertyvanjava@gmail.com

Jual Beli Property di Bandung

Read More


Siapa sih yang tidak mau mendapatkan keuntungan besar saat menjual rumah ? Kali ini kami akan memberikan beberapa tips supaya nilai jual rumah anda menjadi tinggi, berikut tips nya :

Pertama, perlunya merenovasi dan mengecat ulang. Kalau ada sedikit kerusakan, kamu perlu merenovasinya. Mungkin sebagian rumahmu catnya mengelupas, dinding kotor, atau penuh coretan itu akan menghambat para pembeli untuk membeli rumahmu juga loh.. Selain menghambat, terkadang itu juga akan menurunkan nilai jual rumah juga. Oleh karena itu cat ulang dan renovasi rumah kamu agar nilai jual rumah semakin tinggi.

Kedua, jangan lupakan soal membersihkan dan merapikan rumah. Sebelum menjualnya tentu kamu perlu menyingkirkan debu dan kotoran, agar menarik perhatian si pembeli kamu harus memperhatikan pekarangan rumah juga loh.. Ternyata mulai dari rumput liar yang menutupi keindahan rumah menurunkan nilai jual juga, kamu tidak ingin kan bila harga jualnya turun ? Tentunya akan lebih baik bila kamu turun tangan dalam masalah ini, kalau sudah rapi dan bersih tentu menarik perhatian si pembeli juga loh... 

Nah dari beberapa tips di atas semoga bisa membantu menambahkan nilai jual rumah kamu yaa !





Tips untuk menambah Nilai Jual Rumah

Read More

Senin, 10 Oktober 2016



Mengapa harus memilih Property sesuai Syariat Islam ?

Read More

Senin, 05 September 2016


Merenovasi rumah tuh pastinya kamu akan keluar uang, iya gak? Sudah keluar uang, tapi rugi gak mau kan?
Nah, kalau kamu bermaksud merenovasi rumah, baik untuk dijual atau untuk dihuni sendiri, perhatikan langkah-langkah berikut ini:
Jangan bawa-bawa emosi
Kesampingkan dulu perasaan pada saat kamu akan merenovasi rumah. Jauhi keinginan dan selera pribadi saat renovasi beberapa bagian.
Rumahmu itu memang milik kamu. Namun, kamu akan menjualnya kepada orang lain bukan? orang itu belum tentu punya selera yang sama dengan kamu.
Kalau kamu ingin keuntungan, maka pilih desain-desain rumah yang netral, jangan yang neko-neko.
Jangan asal renovasi 
Cermati setiap bagian rumahmu. Kalau kamu sudah menghuninya sekian lama, pastinya tahu betul bagian mana yang perlu direnovasi. Semisal pintu utamanya berdesain jadul dan sudah dimakan rayap, ya ganti saja.
Segera ganti dengan pintu model terbaru atau kamu cari apa selera pasar. Kira-kira tren desain pintu seperti apa yang sedang disukai. Apakah yang terbuat dari kayu jati, ukiran tradisional atau berlapiskan besi.
Meningkatkan nilai lebih bagian rumah 
Seandainya kondisi rumahmu masih sangat layak untuk ditempati, tak perlu merenovasinya besar-besaran. Lakukan sentuhan sederhana dengan biaya rendah, sebut saja mewarnai dinding dengan cat yang baru.
Kamu juga bisa mengganti gorden dengan warna-warna cerah hingga mengubah model lampu dengan yang hemat energi. Selain menambah nilai lebih untuk rumahmu, perubahan sederhana tersebut dapat memancarkan suasana baru.
Memperbesar ruang kamar tidur dan kamar mandi
Ada beberapa calon pembeli yang menyukai kamar tidur dan kamar mandi yang berukuran besar. Untuk itu, kamu bisa memperbesar ruang kamar tidur dan kamar mandi.
Caranya dengan merapikan beberapa barang dan perkakas di dalam dua ruang tersebut. Apabila ada yang tidak perlu, dibuang saja. Kamu bisa merenovasinya juga dengan cara menyatukan kedua ruangan tersebut, sehingga di kamar tidur utama ada kamar mandi di dalam.
Perlakukan agen sebagai teman
Bila kamu memanfaatkan jasa agen atau broker sebagai jembatan mencari calon pembeli, maka bisa minta pendapat mereka kira-kira model rumah seperti apa yang sedang disukai saat ini.
Terkadang agen telah memperoleh informasi dari calon pembeli mengenai rumah idaman mereka. Dengan begitu, kamu bisa merenovasi rumah sesuai keinginan pasar dan mendapat keuntungan. Dalam hal ini keuntunganmu adalah calon pembeli tertarik pada rumahmu.


Sumber : rumah123

Renovasi yang Menguntungkan

Read More

Rabu, 24 Agustus 2016


Meskipun sebagian kalangan menilai pasar properti kini masih lesu, namun sebagian kalangan lain optimistis pasar properti mulai meningkat untuk beberapa tahun mendatang. Dukungan bagi sektor properti tampak dari upaya pemerintah seperti kebijakan pengampunan pajak yang berdampak akan adanya dana repatriasi yang bisa ditanamkan di sektor properti.
Apapun itu, seorang agen properti sejati tentunya tak akan kehabisan energi dan harapan terus bekerja dan berkarya. Pasar yang naik-turun bukan faktor utama yang membuat semangatnya menurun.
Karakter apa saja yang harus dimiliki oleh seorang agen properti? Ada 4 karakter yang harus dimiliki seorang agen properti agar bisa menghadapi tantangan demi tantangan dalam menjalankan profesinya, yakni:
Ulet
Seorang agen properti harus memiliki keuletan dalam menjalankan pekerjaannya karena tidak setiap klien yang kita jumpai akan menerimanya dengan baik. Akan ada beberapa sifat klien yang biasanya kita jumpai, Dan tak bisa dipungkiri juga kita akan menemukan klien yang sedang Badmood sehingga berkata ketus atau sangat tidak ramah. Tak perlu berkecil hati atau merasa putus asa. Tetaplah pada keyakinan kita untuk bersungguh-sungguh agar mencapai tujuan. 
Kerja keras dan kerja cerdas
Kerja keras berarti berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan pernah merasa lelah untuk mencapai target yang akan diraih. Kerja cerdas berarti selalu mencari cara yang paling efektif dan efisien untuk mencapai target atau tujuan.
Berkomitmen
Menjadi agen properti tentunya tidak jarang mendapat penolakan atau dihadapkan oleh klien yang terkesan ‘banyak maunya’. Namun, sebagai seorang agen properti, teruslah berkomitmen menjadi penengah antara penjual dan pembeli. Jangan terkesan berpihak pada satu pihak dan memaksakan kehendak pada pihak yang lainnya.
Jujur
Untuk mendapatkan kepercayaan klien, tentunya seorang agen properti harus bersikap jujur. Jangan melakukan kecurangan yang membuat klien kapok untuk menggunakan kembali jasa agen properti kita. Dengan menjaga kepercayaan klien, mungkin saja mereka akan merekomendasikan jasa agen properti kepada keluarga dan kenalannya.


Sumber : rumah123

4 Karakter Seorang Agen Properti

Read More

Kamis, 11 Agustus 2016


Masih muda sudah punya rumah itu keren lho! Meskipun kamu baru lulus kuliah dan baru menjejakkan kaki di dunia kerja, gak berarti “haram” mikirin punya rumah.
Terus, dari mana ceritanya kalau baru mulai kerja bisa beli rumah? Pasti ada caranya dong. Tahu sama tahulah kita, yang namanya menabung itu pasti susaaahhh... banget. Lebih-lebih buat kamu yang masih menyandang fresh graduate. Itu tugas berat sekaliii. Karena gaji masih satu digit, bisa-bisa gigit jari kalau giat menabung.
Berapa besar gajimu? Eh, pernah gak dengar ungkapan, “Berapa pun gaji akan cukup untuk hidup. Tapi, berapa pun besarnya gaji gak akan cukup untuk membiayai gaya hidup.” Nah, ungkapan itu mengandung arti bahwa berapa pun gajimu pasti cukuplah buat hidup.
Bahkan, buat kamu yang belum punya pekerjaan tetap sekalipun, masih mungkin untuk menabung. Menabung Rp100.000 atau Rp200.000 per bulan, lama-lama juga bisa mencapai jumlah yang besar.
Sedangkan buat kamu yang sudah punya pekerjaan tetap, berarti ada dana tetap yang bisa ditabung karena kamu setiap bulan terima yang namanya gaji, bukan?
Khusus buat kamu yang terkategori ini, sebaiknya kamu menetapkan besaran jumlah uang yang ditabung setiap bulannya, semisal Rp500 ribu, Rp1 juta, dan seterusnya. Setelah menetapkan, tentu saja kamu berkomitmen untuk melaksanakannya, bukan sekadar niat doang.
Begitu terima gaji, dana menabung sudah langsung dikirim ke tabungan. Jangan sebaliknya, kamu belanjakan dulu baru sisanya ditabung. Kalau yang seperti ini bakalan gak ada sisanya deh.
Nah, setelah dialokasikan untuk menabung, kini kamu gunakan sisanya sebisa mungkin alias kamu mesti berakrobat. Tak usah takut dulu, sering-sering berakrobat kamu jadi kreatif kok untuk putar otak supaya uang sisa gajimu cukup untuk pengeluaran selama sebulan.
Kalau kamu punya rencana dan tujuan, dalam hal ini pengin punya rumah selagi muda, maka kamu pastinya bisa berkorban untuk memangkas gaya hidupmu yang biasanya dananya besar tanpa kamu nyadar. Berikut ini LIMA hal yang bisa kamu siasati:
1. Tempat tinggal
Kalau kamu bekerja di kota yang sama dengan orang tuamu, gak perlu kamu kost atau cari hunian lain. Meski mungkin kamu diledek “Anak Mama”, jangan dipusingkan, yang penting kan gratis.
Akan tetapi, kalau tempat kerjamu jauh dari rumah orang tua, ya terpaksa ngekos-lah. Namun, carilah tarif kost yang paling murah meskipun itu kurang nyaman. Kalau mau nyaman, nanti saja kalau kamu sudah berhasil punya rumah ya.
2. Makan dan nongkrong
Orang kantoran meskipun punya gaji, tapi pengeluarannya kadang besar sekali tanpa disadari. Makan itu memang keharusan bagi orang hidup, bukan? Tapi, apa yang dimakan dan di mana tempat kamu memilih tempat makan harus selektif kalau kamu punya rencana dan tujuan beli rumah selagi muda.
Kalau kamu punya kebiasaan nongkrong di kafe atau di mal, hindari dulu kebiasaan ini. Sekali nongkrong di tempat-tempat seperti ini, kamu tahu sendirilah berapa besar isi kantong yang keluar.
Kalau kamu makan di luar kantor, tetapkan budget-nyasemisal Rp25.000 untuk sekali makan. Atau kalau kamu ingin benar-benar irit, bawalah bekal makan siang dari rumah, atau dari warung makan dekat rumah yang mungkin harganya lebih murah.

3. Transportasi
Biaya transportasi memang bisa jadi menguras kantong kalau kamu tak mau mengorbankan kenyamanan. Kalau kamu sudah punya kendaraan pribadi, pikirkan lagi apakah pengeluaran kamu jadi lebih irit atau malah boros kalau kamu bawa pergi-pulang dari hunian ke kantor.
Saat ini banyak pilihan transportasi: busway, kereta api, berbagai transportasi online, mungkin yang akan menyusul LRT dan MRT. Kalau memanfaatkan sarana transportasi umum tersebut bisa lebih irit, kenapa kamu harus bawa kendaraan pribadi?
4. Baju
Menjadi fashionable gak harus brand minded lho. Memang bagus kalau kamu sanggup beli baju branded karena kualitasnya dijamin oke. Tapi, kalau isi kocekmu masih sempit ya pilih saja baju yang kualitasnya bagus tapi non-branded.
Sekarang ini banyak kok dijual baju yang kayak gitu. Gak percaya ? baju berkualitas bagus dengan harga terjangkau banyak kok, asal kamu cerdas memilih.

5. Olahraga
Orang muda seperti kamu biasanya ketawa kalau disarankan berolahraga. Tapi, sehat itu murah lho sakit itu mahal. Gak percaya? Coba tanya dokter atau rumah sakit berapa biaya berobat saat ini.
Karena sakit itu mahal, orang berusaha sehat lewat olahraga. Masalahnya, olahraga yang bagaimana? Kalau nge-gym yang kamu pilih, boleh jadi biayanya aduhai.
Gimana kalau kamu memilih yang lebih irit, tapi tetap bisa sehat. Semisal jogging di sekitar rumah atau kantor. Jogging adalah olahraga yang murmer (murah-meriah). Daripada duitmu kepotong besar  untuk nge-gym, lebih baik ditabung, kan?


Sumber : rumah123.com

Masih Muda Sudah Punya Rumah, Gini Kiatnya !

Read More

Jumat, 29 Juli 2016






Meski sudah dipersiapkan dengan matang, kadang masih ada beberapa poin yang lupa dipersiapkan oleh calon pembeli rumah.
Membeli rumah memang sedikit tricky, Anda harus lebih teliti membuat persiapan atau to-do list sehingga tidak ada yang terlupa. Ini semua di lakukan untuk menghindari penyesalan atau kesalah pahaman dengan penjual di kemudian hari.
ada empat poin yang kerap kali terlupakan oleh calon pembeli rumah pertama. Simak empat hal ini untuk mengingatkan Anda juga!
  1. Mempertimbangkan harga jual kembali rumah
Walaupun berada di posisi sebagai pembeli rumah, Anda juga harus cerdik mengamati peluang investasi di depan mata. Bersikaplah seperti penjual dengan memprediksi kenaikan harga dan prospek lingkungan perumahan dalam beberapa tahun ke depan.
Perubahan tren gaya hidup ternyata menjadi penyebabnya. Jika generasi sebelumnya orang tua dapat menetap di rumahnya dalam waktu rata-rata 30 tahunan, kini perpindahan rumah bisa lebih cepat dalam hitungan tahun.
Dengan perpindahan yang cepat tersebut, Anda bisa bertanya dengan agen properti mengenai prospek lingkungan dan persentase kenaikan harga properti disana. Sehingga jika sewaktu-waktu ingin menjual rumah, Anda tidak akan mengalami kerugian.
  1. Menghitung pengeluaran setelah beli rumah
Umumnya pembeli hanya fokus terhadap biaya pokok seperti uang muka dan cicilan KPR bulanan. Padahal ada juga biaya pengeluaran lain, misalnya biaya mengurus dokumen kepemilikan rumah.
Selain itu, biaya renovasi dan perawatan setiap bulannya juga perlu disiapkan, setidaknya satu persen dari harga jual rumah.
  1. Memahami peraturan di lingkungan hunian
Setiap lingkungan hunian tentu memiliki peraturan tertentu. Misalnya tidak bisa memarkir kendaraan di sembarang tempat, atau tidak boleh mengubah bentuk bangunan secara signifikan.
Nah, sebelum membeli rumah, pastikan Anda memahami peraturan dan larangan yang telah ditetapkan developer/penjual rumah maupun lingkungan perumahan.
  1. Melakukan survei lingkungan
Ini adalah hal yang mungkin terlupakan bagi calon pembeli rumah yang tidak punya banyak waktu. Mereka langsung membeli rumah yang sesuai spesifikasi dan fasilitas perumahan serta mengabaikan kondisi lingkungan sekitar.
Padahal, pertimbangan seperti tingkat kriminalitas, kemacetan, sekolah unggulan dan lain sebagainya adalah hal yang penting.

Sumber : rumahdotcom

Empat Hal Ini Sering Terlupakan Oleh Pembeli Rumah

Read More

Sebagai investasi jangka panjang, properti yang Anda kembangkan bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Syaratnya, proyek tersebut harus direncanakan secara menyeluruh dengan tetap memperhitungkan biaya proyek.

“Hal yang terpenting adalah Anda harus membuat perencanaan yang tepat tentang semua hal yang berhubungan dengan properti sejak awal dan menjalankannya sesuai dengan yang telah direncanakan. Jadi, tidak keluar dari jalur yang telah ditetapkan,” jelas Tung Desem Waringin, seorang motivator dan investor properti.

Menurutnya, ada beberapa tips yang dapat menjadi pertimbangan Anda untuk menjadi seorang pengembang properti yang sukses:

Selidiki Target Pasar

Ketahui kategori pembeli yang mencari properti di daerah Anda. Hal ini merupakan hal yang bijaksana agar dapat mengembangkan properti dengan mengetahui jalan pikiran profil calon pembeli.

Menentukan Anggaran

Mengembangkan properti berbeda dengan membeli properti. Hal ini penting untuk menjadi faktor dalam membuat keputusan desain, sehingga tidak berdasarkan pada gaya dan selera Anda.

Desain arsitektur yang terjangkau dan praktis akan lebih berharga dan lebih kecil kemungkinannya untuk menghabiskan biaya yang lebih banyak. Dan jika Anda dapat mengelola proyek renovasi sendiri, hal ini akan menghemat uang dan akan membantu dalam membuat keputusan dengan cepat.

Kerjasama dengan Penjual yang Andal

Kenali kemampuan Anda sendiri dan jangan paksakan jika Anda tidak bisa melakukan pekerjaan (penjualan) tersebut. Bekerjasama dengan penjual (sales) yang andal adalah kunci untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai dengan anggaran yang ditetapkan.

Membuat Calon Pembeli Menjadi Pembeli

Sangat penting untuk membuat calon pembeli langsung tertarik pada properti yang Anda pasarkan. Untuk itu, ciptakan lingkungan yang bersih dan tertata rapi serta tempatkan furnitur secara tidak berlebihan.

“Mulailah praktekkan keempat tips di atas untuk mengembangkan bisnis properti yang Anda jalankan. Keuntungan tidak akan didapatkan dengan cepat namun secara perlahan pasti akan datang kepada Anda,” pungkas Tung Desem Waringin


Sumber : rumah.com

Cara Tepat mengembangkan Proyek Properti

Read More

Sabtu, 23 Juli 2016




Uang muka atau Down Payment (DP) KPR bakal mengalami penurunan seiring dengan rencana Bank Indonesia (BI) untuk memberikan kelonggaran aturan Loan To Value (LTV) atas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda mengatakan, dengan DP yang lebih rendah maka akan ada kenaikan pada besaran cicilan secara bulanan. Namun tak perlu khawatir, karena menurutnya kenaikan besaran cicilan yang bakal terjadi masih pada rentang yang terjangkau oleh masyarakat.

Ia memberikan simulasi KPR pada penjualan rumah seharga Rp 300 juta. Bila menggunakan aturan lama saat DP masih 20%, maka konsumen harus membayar DP sebesar Rp 60 juta dengan besaran cicilan sekitar Rp 2,7 juta per bulan.

Sementara usulan Ali, DP KPR sebaiknya turun hingga 5% agar penurunan uang muka nampak signifikan dan memudahkan masyarakat membeli rumah. Sebagai contoh bila DP diturunkan menjadi 5% untuk rumah seharga Rp 300 juta, maka DP yang harus dibayarkan bisa turun signifikan menjadi hanya Rp 15 juta meskipun besaran uang cicilan menjadi Rp 3 juta per bulan.

"Cicilan dari Rp 2,7 jadi Rp 3 juta itu kan masih sesuatu yang terjangkau oleh masyarakat. Tapi kalau dilihat dari besaran uang mukanya kan turun drastis dari Rp 60 juta jadi Rp 15 juta saja," tutur Ali 

Dengan simulasi tersebut, Ali ingin menggambarkan bahwa pemerintah dan pemangku kepentingan terkait tak perlu khawatir kebijakan pelonggaran LTV ini akan memberatkan masyarakat dikemudian hari.

"Karena kenaikan cicilannya nggak signifikan, nggak akan membebankan masyarakat. Tapi DP-nya turun signifikan, ini meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan KPR dan memiliki rumah," pungkas dia.



Sumber : detikFinance

DP Rumah Turun, Bagaimana Cicilannya?

Read More

Jumat, 24 Juni 2016



"Kalau tak punya uang, pinjamlah. Tapi pinjamlah sesuai yang anda butuhkan, dan usahakan membayarnya lebih cepat." (Aristotle Onassis, miliarder dan raja kapal Yunani)

Membeli rumah atau apartemen, bagi kebanyakan orang adalah transaksi sekali seumur hidup. Banyak orang yang tak mungkin membelinya secara tunai. Maklum, harganya sangat mahal. Cari uang bertahun-tahun belum tentu bisa mengumpulkan uang untuk membeli rumah.

Nah, disinilah fungsinya bank. Kalau semua orang membeli tunai, pasti industri perbankan tak akan maju sepesat ini. Bank memberikan pinjaman bagi mereka yang memiliki penghasilan, tetapi tidak memiliki stok uang yang berlimpah untuk membeli rumah atau apartemen.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sudah tak asing lagi bagi kita. Dulu, KPR identik dengan BTN (Bank Tabungan Negara) sehingga keduanya sering digabung menjadi KPR-BTN. Masalahnya, kredit rumah lewat BTN mendapatkan keringanan dari negara. Sehingga jatuhnya lebih murah. Tapi sekarang, hampir semua bank menawarkan program kredit pemilikan rumah dengan syarat dan bunga yang sama ringannya dengan sang pelopor, yaitu BTN.

Pada prinsipnya KPR sama dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen). Keduanya sama-sama program untuk memungkinkan orang memiliki rumah atau tempat tinggal. Pemerintah di negara manapun memprioritaskan program-program perumahan rakyat (segmen menengah ke bawah) dan mengguyurnya dengan subsidi.

Ketika tidak mampu mengadakan sendiri unit-unit rumah sederhana atau apartemen murah, pemerintah akan menggandeng pengembang-pengembang swasta. Ketika tidak mampu membiayai kredit pemilikan rumah atau apartemen, pemerintah akan menggandeng bank-bank swasta.

Keuntungan Pakai Duit Pinjaman  

Pakai duit pinjaman bank jelas menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki uang cukup untuk membeli secara tunai. Lagipula, meminjam ke bank berarti menciptakan track record sebagai peminjam. Kalau tak pernah telat bayar angsuran, di masa depan akan jauh lebih mudah untuk meminta pinjaman lagi. Bahkan, bank-lah yang akan mengejar-ngejar anda untuk memberikan pinjaman. Bukan kita yang "mengemis" ke bank untuk mendapatkan utangan.

Keuntungan membeli rumah dengan fasilitas KPR/KPA antara lain :

  • Tidak perlu modal awal yang besar. Kebanyakan bank mensyaratkan DP (down payment) sebesar 30%. Itu berarti untuk memiliki rumah seharga Rp.300 juta kita hanya perlu modal tunai Rp. 90 juta. Sisanya diangsur setiap bulan. Rata-rata bank membolehkan kita mengangsur sampai 15 tahun. Tapi ada juga yang masa angsurannya sampai 20 tahun.
  • Jika kita mengambil unit rumah baru, DP bisa dicicil ke developer. Anggap saja total DP Rp. 90 juta itu boleh dicicil sampai lima kali tanpa bunga. Berarti, uang yang kita bayarkan hanya Rp. 18 juta per bulan sampai DP lunas. Baru kemudian mengangsur ke bank dalam jumlah nominal yang jauh lebih kecil setiap bulannya.
  • Padahal, ada juga bank yang mensyaratkan DP 20% bahkan 10% atau 0%. Itu berarti jumlah yang kita bayarkan di awal akan jauh lebih kecil. Praktis, uang yang harus tersedia di muka hanya sebatas biaya-biaya seperti biaya provisi,asuransi, notaris, dll.
  • Suku bunga KPR lebih rendah daripada suku bunga komersial, atau KI (Kredit Investasi). Saat buku ini ditulis, kebanyakan suku bunga KPR berada pada komersial mencapai 12-13% per tahun. Mengapa lebih murah ? Sebab tujuannya secara formal adalah untuk memiliki hunian, bukan untuk investasi atau komersial.
  • Mengajukan KPR/KPA memberi keuntungan lebih bagi anda dalam hal "penyaringan" legal formal. Pihak bank pasti akan memeriksa legalitas dokumen properti yang akan dibiayai. Bank tak mau mendanai rumah atau apartemen yang berstatus sengketa, atau yang tidak beres perizinannya. Ini berarti anda tak perlu repot-repot mengecek ke BPN atau instansi terkait. Semua dilakukan oleh bank dengan hasil yang akurat.
  • Melunasi dengan cara mencicil berarti pengeluaran tetap (fixed) setiap bulannya. Ini akan memudahkan anda menyusun anggaran keluarga setiap bulan. Memang ada kemungkinan perubahan angsuran karena naik-turunnya suku bunga. Tapi fluktuasinya tidak begitu besar, dibandingkan jumlah angsuran. Sebab yang berubah hanyalah bunganya, bukan pokok pinjamannya.
  • Biasanya mengangsur rumah atau apartemen hanya terasa berat  pada 2-3 tahun pertama. Asumsinya, gaji anda mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Membayar dengan cicilan jangka panjang (misalnya 10 tahun) mengasumsikan pendapatan tetap selama masa angsuran. Kenyataannya pasti berbeda. Kelayakan kredit anda dihitung dari penghasilan saat ini. Padahal, lima tahun kedepan pendapatan biasanya mengalami kenaikan. Biasanya nasabah mengalami kenaikan. Biasanya nasabah mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Sehingga dalam budget rumah tangga, persentase pengeluaran untuk angsuran semakin mengecil.
  • Kalau ada keperluan lain seperti renovasi rumah atau membeli kendaraan, anda bisa mengambil pinjaman lagi. Caranya adalah mengajukan pinjaman baru sebagian untuk melunasi pinjaman lama.
 Untuk mendapatkan manfaat optimal, meminjam ke bank perlu perencaan. Jangan memutuskan hanya atas dasar feeling bahwa mengangsur jumlah sekian rasa-rasanya tak akan berat bagi anda. Gunakan data berupa angka-angka berdasarkan pengalaman selama ini. Hitunglah pengeluaran bulanan anda secara detail. Nah, kalau ditambah dengan pengeluaran bulanan mengangsur pinjaman bank, apakah masih ada ruang gerak dalam anggaran belanja anda. Perhitungkan juga biaya tak terduga dan biaya yang tidak bersifat rutin setiap bulan. Intinya kita harus mampu mengantisipasi segala kemungkinan.

Cara Sederhana Memilih KPA

Read More

Kamis, 23 Juni 2016


"Ada tiga hal yang paling penting dalam memilih dan membeli properti. Pertama, lokasi. Kedua, lokasi. Ketiga, lokasi." (Hukum Investasi Properti)

Dalam berburu properti, ada yang lebih penting dari harga, yaitu lokasi. Harga boleh saja murah, tapi kalau lokasinya mati uang anda akan terpendam disana. Properti kalau sudah "mati"susah mau buat apa. Dijual ga laku, ditinggali pun tidak nyaman. Bagaimana keluarga bisa btah tinggal disana, kalau sendirian tidak punya tetangga ?

Karena itu, perhitungkan lokasi dengan cermat.

Lokasi yang baik itu seperti apa ?

Dalam menentukan lokasi, seringkali kita bersikap subjektif. Misalnya, karena kita sudah berpuluh-puluh tahun tinggal di Bandung, maka kita cenderung memilih lokasi yang sama. Padahal, mungkin kawasan lain memiliki potensi perkembangan yang sangat baik dibandingkan dengan Bandung.

Subyektivitas tak hanya mengenai lokasi. Tetapi juga model arsitektur. Mungkin ada di antara kita yang tidak menyukai desain modern minimalis. Kesannya terlalu kaku, dan tidak banyak ornamen. Tapi suka atau tidak suka,properti dengan model minimalis adalah yang paling laku saat ini. Dengan luasan yang sama, rumah bergaya minimalis bisa laku lebih mahal dibandingkan gaya mediterania.

Kadang-kadang subjektivitas itu merugikan. Usahakan agar tidak memilih lokasi yang anda sukai dan menghindari lokasi yang tidak anda sukai. Yang harus dipegang adalah lokasi yang paling cepat naik harganya. Tentu ada unsur spekulasi. Namun unsur spekulasi itu bisa dikurangi dengan memahami data-data statistik dan demografis yang ada.

Tentu saja, tips di atas hanya berlaku apabila anda berniat membeli properti untuk disewakan, atau sebagai investasi. Kalau anda berniat membeli untuk dipakai, subjektivitas adalah faktor penting, walaupun bukan satu-satunya.  Jika akan dihuni sendiri, pilihlah lokasi yang anda merasa paling nyaman dan betah tinggal disana. Perhitungkan perubahan selera diri anda sendiri di masa depan.

LOKASI YANG BAIK DALAM MEMBELI PROPERTY ITU SEPERTI APA ?

Read More

Senin, 20 Juni 2016



Keuntungan tercipta pada saat membeli, bukan pada saat menjual (Warren Buffet, orang terkaya ketiga di dunia tahun 2015)

Dalam abad komputer, kekuatan muncul dari informasi. Siapa yang tahu informasi lebih awal, dialah yang bisa ambil keuntungan lebih besar. Tanyakan saja kebenaran pendapat ini pada pialang-pialang bursa saham, atau para investor properti. Informasi memungkinkan kita mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tapi di sisi lain, kesalahan dalam mengolah informasi juga bisa berakibat fatal. Keputusan yang diambil bisa jadi blunder. Dalam kaitan dengan investasi, itu berarti kerugian dalam jumlah besar.

Mengingat harganya, apartemen bersubsidi adalah peluang bagus. Pertama, peluang untuk menghemat waktu yang terbuang di jalan. Berarti, juga menghemat biaya-biaya yang tak perlu. Kedua,  peluang berinvestasi pada aset yang lebih cepat kenaikan harganya. Selain itu, bisa menghasilkan cashflow dari uang sewa. Ketiga, peluang untuk mempelajari seluk-beluk investasi properti dan apartemen. Biayanya murah, risikonya pun kecil. Kalau "ilmu investasi properti" sudah dalam genggaman, pasti akan lebih percaya diri untuk membeli unit-unit yang lebih mahal.

Tapi, sekali lagi, kata kuncinya adalah informasi. Maka, carilah informasi sebanyak mungkin mengenai apartemen bersubsidi. Pada tahap-tahap pengembangan awal, mungin banyak yang sudah sold out. Tapi jangan kecil hati. Masih ada 1.000 tower yang menunggu pembeli. Pasar tak akan cepat jenuh, mengingat perubahan tren gaya hidup (life-style) untuk kembali ke kota (back to city) yang melanda anak-anak muda. Lima atau 10 tahun yang akan datang, anak-anak muda itu pasti memiliki daya beli yang jauh lebih dahsyat daripada sekarang. Mereka adalah pasar yang sangat menggiurkan.

Langkah-Langkah Membeli Apartemen Bersubsidi 

1. Memilih dan membanding lokasi
2. Mendatangi kantor pemasaran apartemen yang dipilih
3. Menentukan unit yang akan dibeli
4. Menegosiasikan harga
5. Membayar booking fee dan menentukan schedule pembayaran DP (down payment)
6. Mencari surat keterangan belum memiliki rumah di Jabodetabek (sebagai syarat untuk mendapatkan subsidi)
7. Menandatangani Akta Jual Beli
8. Mencari bank yang akan mengucurkan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)
9. Menandatangani Akad Kredit
10. Mulai mengangsur
11. Serah terima (sesuai schedule dari pengembang)
12. Mendekorasi apartemen dengan furniture pilihan anda

Informasi adalah senjata anda. Upayakan memiliki kenalan pada pengembang-pengembang bonafid. Sehingga setiap saat anda bisa memperoleh pasokan informasi tentang unit-unit bagus. Setelah info berbagai lokasi itu berhasil dikumpulkan, bandingkanlah satu per satu di sesuaikan dengan kebutuhan anda.

Setelah menentukan pilihan, kini waktunya untuk merealisasikan pembelian. Kalau pilihan sudah mantap, sebaiknya jangan membuang waktu. Seperti proyek-proyek pengembangan properti lainnya, pembeli awal rusunami alias apartemen bersubsidi biasanya mendapat keuntungan lebih besar. Mereka bisa memilih unit yang paling strategis di menara (tower) yang strategis. Kalau memungkinkan, bisa menegosiasikan diskon dari pengembang.

Saat Berhadapan dengan Pengembang

Marketing executive atau sales representative merupakan representasi dari pihak pengembang. Apa yang dijanjikan oleh pihak marketing, pada dasarnya merupakan janji dari pihak pengembang. Tapi, anda akan kalah secara hukum, kalau tidak memiliki bukti tertulis. Jadi sebaiknya, anda memiliki bukti hitam di atas putih terhadap segala hal yang dijanjikan oleh pihak pengembang.

Saat berhadapan dengan petugas pemasaran perusahaan pengembang, hal-hal berikut ini sangat penting untuk ditanyakan :
  • Kapan mulai dibangun dan kapan diperkirakan selesai.
  • Kapan waktu yang realistis untuk serah terima kunci.
  • Fasilitas-fasilitas (kapasitas daya listrik, lift, cleaning service, security,dll)
  • Harga dan diskon
  • Spesifikasi bangunan (eksterior maupun interiornya)
  • Term of payment di luar bank (pola pembayaran cash lunak tanpa bunga, misalnya ada pengembang yang membolehkan kita mengangsur sampai 60x tanpa bunga)
  • Ada atau tidaknya buy back guarantee dan bagaimana persyaratan serta mekanismenya
  • Informasi tentang bank yang menjadi mitra resmi pengembang. Biasanya bank tersebut menawarkan suku bunga lebih murah. Apalagi kalau bank itu berasal dari satu kelompok usaha.
  • Kalau pengembang tidak memiliki bank sebagai official partner, minta saja rekomendasi dari pengembang untuk menggunakan bank mana. Sebagai catatan, rekomendasi itu tidak selalu harus anda turuti. Andalah yang sepenuhnya memutuskan akan mencari pinjaman di bank mana.
  • Segmentasi pasar yang bermanfaat untuk menaksir karakteristik populasi penghuni apartemen.
  • Status kepemilikan, apakah sekedar hak pakai/hak guna, atau hak milik.
  • Informasi mengenai service charge atau biaya pemeliharaan (maintenance)
Status kepemilikan

Banyak yang mempertanyakan, bagaimana status kepemilikan tanah atas apartemen. Apakah statusnya HGB (Hak Guna Bangunan) atau SHM (Sertifikat Hak Milik). Pertanyaan itu sangat wajar karena untuk memilik satu unit apartemen, kita harus mengeluarkan uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

Pembangunan rumah secara vertikal (apartemen atau rumah susun), kebanyakan dilakukan oleh badan hukum berstatus PT (Perseroan Terbatas). Setelah proses pembebasan tanah, perusahaan mendapat hak dari pemerintah atas kepemilikan tanahnya dengan status HGB (Hak Guna Bangunan).

Tapi juga ada kasus, dimana status tanah tersebut adalah milik negara yang kemudian diserahkan pengelolaannya kepada pihak swasta.  Tanah dari kategori demikian berstatus HGB yang berasal dari HPL (Hak Pengelolaan Lahan). Untuk memastikan bagaimana statusnya, Silahkan di cek ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) setempat.

Bisa saja apartemen memilik status hak milik. Karena sertifikat hak milik satuan rumah susun obyek pokok pembuktiannya bukan tanah bersama, melainkan hak milik atas satuan rumah susun yang bersangkutan.

Sertifikat hak milik satuan rumah susun/ apartemen biasanya terdiri atas :
  1.  Buku tanah hak milik satuan rumah susun / apartemen
  2. Salinan surat ukur atas tanah bersama dan gambar denah satuan rumah susun/apartemen
  3. Gambar denah lantai yang memperlihatkan secara jelas lokasi satuan yang dimaksud terhadap satuan-satuan lainnya
  4. Pertelaan yang menentukan besar bagian hak atas bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama sebagaimana tercantum dalam buku tanah.
Memilih Unit

Memilih unit yang akan dibeli adalah tahap yang kritis. Di sini, anda dihadapkan pada beberapa kondisi yang tidak ideal. Mungkin anda sudah menentukan lokasi yang jempol menurut anda. Tapi lokasi yang anda incar itu sudah di-booking orang lain. Karena itu, setelah menentukan pilihan utama, tentukan pula alternatif-alternatifnya.

Anda tahu, unit yang menghadap timur itu ideal sebagai tempat tinggal. Yang berposisi di pojok (hook) juga menjadi incaran banyak orang. Pengembang tahu persis hal ini. Maka, mereka mengutip biaya khusus (biasanya disebut "biaya fasilitas") untuk view tertentu.

Keputusannya terserah anda, apakah "biaya fasilitas" itu layak untuk mendapat nilai lebih unit yang diinginkan. Jika unit yang menghadap timur bisa memberi nilai tambah lebih dari Rp  juta, mengapa menolak membayar "biaya fasilitas" Rp 1 juta

Penting untuk di catat, "biaya fasilitas" itu kemungkinan besar tidak akan dimasukkan sebagai pokok pinjaman KPA. Melainkan harus dibayar di muka, bersamaan dengan booking fee. diperlakukan sama seperti biaya-biaya lain yang harus di bayar oleh pembeli dan tidak termasuk dalam pinjaman bank.


Ketika akan membeli produk yang laris-manis, tentu saja kita tak bisa menunggu lama-lama. Jangan-jangan unit yang kita incar sudah keburu diambil orang. Karena itu diperlukan kemampuan mengambil keputusan secara cepat. Persiapkan diri untuk menghadapi situasi seperti itu. Situasi yang sebetulnya tidak ideal ketika kita harus mempertaruhkan uang ratusan juta rupiah. Tetapi kita tak punya pilihan lain. Mentalitas pengambilan risiko (risk taking mentality) kita sedang diuji.

Rancangan Interior

Ketika melihat show unit, perhatikan sampai detail kualitas bahan-bahan yang digunakan. Perhatikan hal-hal yang tampak sepele tetapi bisa mengganggu kenyamanan sebagai tempat tinggal. Misalnya pembagian ruangan, sirkulasi udara, pencahayaan, perlengkapan apa yang disediakan oleh pengembang dan mana yang harus dibeli sendiri.

Show unit biasanya menyajikan opsi rancangan interior dan furniture. Anggaplah itu sebagai standar. Tanyakan kepada pengembang berapa biaya untuk interior yang standar itu. Dari sini anda bisa mendapatkan gambaran tentang biaya furnishing

Kiat Jitu Membeli Apartemen

Read More

Senin, 13 Juni 2016


Rumah seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman untuk beristirahat dan membuat pikiran menjadi rileks setelah kita menjalani padatnya aktivitas harian. Namun, bagaimana jika Anda justru merasa penat dan jenuh bila berada di rumah?

Lakukan kebiasaan-kebiasaan harian berikut ini agar Anda bisa menjadi lebih bahagia di rumah.

Rapikan Tempat Tidur

Dari buku “The Happiness Project” dijelaskan bahwa kebiasaan tiga menit ini adalah kebiasaan sederhana yang dapat memberikan efek positif yang berpengaruh terhadap kebahagiaan Anda.

Selalu membuat setiap ruangan ‘bersih’

Pelajari trik berikut yang diambil dari buku “Its Hard to Make a Difference When You Can’t Find Your Keys” . Sebuah fakta bahwa setiap barang yang berserakan dan berantakan akan menimbulkan stres. Lakukan rutinitas sederhana ini, siapkan waktu selama tiga menit untuk ‘membersihkan’ ruangan sama seperti sebelum Anda berada di dalamnya.

Tampilkan pajangan yang memiliki nilai sentimental

Perjalanan seperti liburan atau dinas (dan memori dari perjalanan tersebut) merupakan sesuatu hal yang membuat kita bahagia ketika mengingatnya lebih daripada sekadar memiliki barang-barang tertentu. Siklus yang pasti dari sebuah perjalanan adalah merencanakannya, tidak sabar hingga waktu perjalanan tiba, menikmati perjalanan kemudian mengingat kembali perjalanan tersebut. Buat sebuah galeri yang berisi memori yang positif di rumah Anda.

Tuliskan satu hal yang Anda syukuri setiap hari

Sebelum tidur, ingat kembali satu memori yang membuat Anda bahagia pada hari itu (jika Anda sudah memiliki anak, bisa menanyakan mereka apa yang paling menyenangkan terjadi pada hari ini). Refleksi diri adalah bagian yang penting dari sebuah kebahagiaan, berhenti sejenak untuk merefleksikan hal positif apa yang terjadi pada Anda di hari itu. Dengan ini Anda juga lebih bisa bersyukur.

Lakukan hal-hal yang harus dilakukan

Satu lagi tips dari buku The Happiness Project, bahwa cucian piring tidak akan membersihkan dirinya sendiri, jadi kerjakan cucian piring tersebut sekarang. Agar Anda tidak merasa kelelahan, lakukan cucian piring sambil menyetel lagu favorit Anda di dapur.

Ucapkan afirmasi positif ketika bangun pagi

Di buku The Art of Happiness dituliskan, “Setiap hari, ketika bangun pagi ucapkan syukur bahwa anda masih hidup dan memiliki kehidupan yang berharga sehingga Anda tidak akan menyia-nyiakannya. Bentuk afirmasi bisa berbagai macam, seperti “tetaplah produktif” atau “nikmati hari ini”. Kebiasaan ini akan memberikan perubahan yang besar di kehidupan Anda.

Lakukan hal kecil untuk pasangan.

Pangkas rumput di taman atau buang sampah, namun jangan mengharapkan si dia berterima kasih kepada Anda. Hal-hal seperti ini akan memicu hubungan yang sehat dan kuat sehinga berujung kepada kebahagiaan. Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, maka Anda juga akan merasa lebih baik.

Telepon satu teman atau anggota keluarga setiap hari

Anda bisa melakukan pekerjaan mudah ini sambil merapikan ruangan, tempat tidur atau sekadar berjalan-jalan dengan hewan peliharaan. Gunakan telepon, hindari email atau SMS. Manusia adalah makhluk sosial. Menurut penilitian, meskipun Anda sesorang yang tertutup, bersosialisasi dengan orang tersayang akan membuat Anda merasa lebih baik.

Buat kegiatan interaktif

Simpan uang Anda untuk membeli DVD baru atau mesin pemanggang baru. Buat sesuatu kegiatan yang bisa mengumpulkan orang-orang da merasa terhibur, seperti acara barbeque. Undang beberapa kerabat terdekat dan rileks.

Sumber : rumah.com

Ingin Bahagia di Rumah, Cobalah 9 Kebiasaan Ini

Read More

Minggu, 05 Juni 2016


Jangan anggap remeh dapur Anda. Soalnya dapur merupakan jantung rumah, karena semua nutrisi yang Anda butuhkan bagi tubuh diawali dari dapur. Untuk itu, layaknya area lainnya di rumah Anda, dapur pun butuh perhatian. Paling tidak, jangan biarkan barang-barang ini ada di dapur Anda.

Spons bekas

Spons yang sudah digunakan cenderung dibiarkan tenggelam di dalam wadah yang ada di samping bak cuci piring. Spons ini penuh bakteri dan jamur yang akan mengontaminasi bahan makanan Anda. Sebaiknya segera keringkan spons setelah dipakai dan simpan dalam wadah tertutup dan jangan diletakkan di dapur Anda. Simpan di lemari penyimpanan perlengkapan kebersihan.

Tas belanja

Anda pasti menyimpan tas plastik sisa belanja atau tas yang selalu digunakan untuk belanja kebutuhan bulanan di dapur. Tas-tas bekas pakai ini juga tak kalah banyak bakterinya. Siapkan laci atau tas khusus di gudang untuk menyimpan tas belanja. Selain itu, untuk mencegah menempelnya bakteri, cucilah tas belanja setiap minggu.

Smartphone

Kuman yang ada di permukaan ponsel Anda hampir sama banyaknya dengan kuman di toilet umum. Jadi, sebisa mungkin pindahkan ponsel Anda jika memasak di dapur agar kotoran di ponsel tidak berpindah ke makanan Anda. Biasakan pula membersihkan ponsel dengan menyekanya menggunakan tisu basah tanpa pengharum.

Makanan hewan

Jangan menyimpan makanan anjing atau kucing Anda di dapur dan berdekatan dengan makanan Anda. Makanan hewan cenderung beraroma menyengat yang akan mengundang semut. Jika Anda memiliki stok makanan hewan, simpanlah makanan tersebut di gudang.
 
Tas kerja

Tas yang Anda gunakan untuk bekerja, nongkrong di mal, atau traveling tak semestinya berada di area dapur. Tas tersebut biasanya Anda letakkan sembarangan, termasuk di lantai toilet umum.

Buku resep yang tak pernah digunakan

Di era digital seperti sekaran sudah sepantasnya Anda menyimpan seluruh resep—termasuk resep turun-temurun dari nenek Anda—dalam file di laptop atau tablet Anda. Buku yang bertumpuk di dapur akan menimbulkan jamur.

TV

Makan di dapur sambil menonton TV memang seru. Tapi menurut The American Journal of Clinical Nutrition, menonton TV akan membuat otak Anda teralihkan untuk mengolah nutrisi makanan, sehingga membuat rasa lapar Anda tidak cepat hilang. Akibatnya Anda akan makan lebih banyak lagi.

Piring putih

Piring putih memang menarik sebagai wadah makanan, karena membuat selera makan Anda bertambah. Tak heran jika Anda akan makan lebih banyak jika menggunakan piring putih. Sebaiknya gunakan piring berwarna gelap sebagai alas makan Anda, misalnya piring berwarna biru atau cokelat.

Sumber : rumah.com

Benda-benda Ini Sebaiknya Disingkirkan dari Dapur

Read More

Jumat, 03 Juni 2016


Menjual rumah memang tidak pernah semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan keahlian khusus berikut strategi jitu agar rumah cepat terjual.

Bagi Anda yang awam, memercayakan pemasaran rumah melalui jasa broker atau agen properti dapat menjadi solusi. Selain Anda tidak perlu dipusingkan dengan jadwal kunjungan, negosiasi, dan urusan berkas plus persyaratan, broker juga akan membantu Anda menemukan calon pembeli yang tepat.

Sebelum mulai mengiklankan rumah Anda, memoles hunian Anda agar tampil cantik nan menarik merupakan sebuah keharusan. Tujuannya sudah pasti untuk memikat hati calon pembeli saat bertandang ke rumah.

Meski begitu, tidak selamanya renovasi mampu meningkatkan harga jual rumah Anda. Karena faktanya, tiga langkah renovasi berikut tidak banyak mempengaruhi harga dan justru menguras dompet Anda.

Apa sajakah langkah renovasi yang kurang tepat itu?

Mendekorasi dapur

Beberapa pemilik rumah kerap berlomba dalam mendekorasi dapur di rumahnya, dengan harapan calon pembeli bakal langsung terpikat. Namun ingat, tidak semua orang mempunyai selera yang sama dengan minat Anda.

Beberapa dari mereka justru berpikir tata letak dan dekorasi dapur Anda kurang menarik, hingga berencana untuk mengubahnya ke desain yang diinginkan. Dan tentu, sebagian orang akan berpikir dua kali untuk membeli rumah yang membutuhkan banyak renovasi.

Maka dari itu sebaiknya urungkan niat Anda untuk mendesain dapur secara berlebihan. Karena yang terpenting adalah kondisi dapur bersih, nyaman, dan bebas dari kerusakan pada atap atau dinding.

Mendesain kamar tidur


Kamar tidur memang merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Tak pelak, siapapun gemar mengatur desain kamar tidur selaras dengan kebutuhannya. Begitu juga dengan Anda, kan?
Akan tetapi sedikit bahan pertimbangan, sebaiknya kamar tidur juga tidak perlu dipoles sedemikian rupa guna menghindari kerugian di masa akan datang.

Contoh, calon pembeli sangat berminat membeli rumah Anda, akan tetapi ia menginginkan agar desain kamar tidur dikembalikan ke keadaan polos alias semula. Nah, mau tidak mau Anda harus merogoh kocek lagi untuk memanggil tukang membersihkan dekorasi kamar.

Kolam renang menuntut biaya perawatan yang tak bisa dibilang sedikit. Selain itu, belum tentu ongkos pembuatan akan lebih rendah daripada komponen harga jual rumah. Hingga akhirnya, keuntungan yang didambakan hanya sekedar angan-angan belaka.

Melengkapi kolam renang

Idealnya, hanya rumah seharga Rp 3 miliaran ke atas yang dibekali kolam renang. Itupun biasanya rumah berada di lokasi premium dan di dalam lingkup townhouse.

Oleh karena itu, meski rumah Anda mempunyai sisa lahan yang sangat memadai, alih-alih menambah kolam renang untuk meningkatkan harga jual bukan cara terbaik. Masalah yang akan dihadapi adalah; tidak semua orang menginginkan kolam renang

Sumber : rumah.com

Langkah Renovasi yang Kurang Mendongkrak Harga Rumah

Read More

Senin, 30 Mei 2016


keyakinan masyarakat untuk membeli properti kembali meningkat pada tahun ini. Hal tersebut diketahui berdasarkan survei terhadap lebih dari 12.000 orang, yang dilakukan secara serentak di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Hongkong, selama 1,5 bulan.

"Tahun ini, masyarakat tidak lagi menunda niatan membeli properti. Banyak di antara mereka menyadari momen terbaik membeli properti adalah saat ini. Sebanyak 40% responden mengaku akan mencari properti mulai saat ini hingga satu tahun ke depan," ujar Country Manager Rumah123.com Ignatius Untung di Plaza Kuningan, Jakarta, Selasa (5/4/2016)

Dia mengatakan perlambatan ekonomi sudah terjadi selama 3 tahun terakhir dan terbilang cukup berdampak pada berbagai sektor industri, tak terkecuali properti. Data menunjukkan pertumbuhan 4,7% pada kuartal III/2015, posisi ini terendah sejak 2009.

"Akhirnya pemerintah merespons dengan mengeluarkan berbagai kebijakan strategis di sektor properti untuk membantu pergerakan industri kembali ke jalur positif," terangnya.

Minat terhadap properti baru kembali naik setelah pemerintah melakukan kebijakan startegis. Uniknya, kata Untung, setengah populasi ‎responden properti tak peduli status properti yang mereka beli merupakan barang baru atau bekas.

Untuk properti dalam bentuk rumah tapak, kembali menjadi referensi utama, namun di sini harga tanah juga melejit, menempati posisi kedua jenis properti yang diminati.

"Melemahnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh ke biaya konstruksi, diyakini menjadi alasan kalangan investor memilih tidak langsung membeli atau membangun properti. Mereka membiarkan investasi dalam bentuk tanah," jelas Untung.

Dia menyebutkan, responden terbagi mereka yang mencari rumah pertama yakni 48% dari total responden yang didominasi usia antara 21-40 tahun. Sementara dari kalangan investor, mencapai 29% dari total responden berusia lebih matang dan memiliki penghasilan tahunan di atas Rp250 juta.


Sumber :  sindonews.com

Survei: Tahun Ini Momen Terbaik Membeli Properti

Read More

Copyright © 2015-2016 Property Van Java | Designed With By Elegance Templates | Distributed By PROPERTY VAN JAVA
Scroll To Top